Pengaruh Manga Sebagai Media Sosialisasi Dalam Meningkatkan Pemahaman Remaja Mengenai Hiv/Aids di SMA Negeri 1 UBUD
Abstract
Remaja sangat rentan terhadap perilaku berisiko yang dapat menyebabkan HIV/AIDS, seperti seks bebas. Memahami HIV/AIDS sangat penting untuk pencegahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh manga sebagai media sosialisasi dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang HIV/AIDS di SMA Negeri 1 Ubud. Studi ini melibatkan 102 siswa kelas XII yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel acak sederhana. Ini dilakukan menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pre-post test satu kelompok. Uji Wilcoxon Sign Rank digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan nilai p 0,0001, yang menunjukkan perbedaan nyata dalam pengetahuan sebelum dan setelah intervensi. Hal ini menunjukkan bahwa manga adalah alat yang berguna untuk pendidikan kesehatan karena melibatkan remaja dengan cara yang mereka anggap relevan. Untuk meningkatkan literasi kesehatan remaja, penelitian ini menekankan betapa pentingnya memasukkan media inovatif seperti manga ke dalam program pendidikan kesehatan. Selain itu, dibahas tentang implikasi pendidikan keperawatan, yang mendorong penggunaan pendekatan pendidikan inovatif dalam mengajar profesional kesehatan masa depan. Dengan menggunakan media yang menarik dan mudah diakses, penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi layanan kesehatan yang berusaha meningkatkan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS.
Downloads
References
Castells, M. (2021). The rise of the network society (2nd ed.). Wiley-Blackwell.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Sage Publications.
Dinas Kesehatan Provinsi Bali. (2019). Profil Kesehatan Provinsi Bali 2018. 269.
Handayani, T., Suryani, N., & Putra, A. (2020). Pengaruh media edukasi visual terhadap pemahaman kesehatan remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 102-110.
Hidayah, W. (2014). Pengembangan Komik Pencemaran Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Siswa Kelas VII SMP. Journal of Biology Educa-tion Vol 3 No 3. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujbe/article/view/4532/4182
Hoshi, S. (2021). The Evolution of Manga in the Digital Age. Keio University Press.
Jiang, Y., Lee, M.-L. T., He, X., Rosner, B., & Yan, J. (2020). Wilcoxon Rank-Based Tests for Clustered Data with R Package clusrank. Journal of Statistical Software, 96(6). https://doi.org/10.18637/jss.v096.i06
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Laporan Surveilans HIV/AIDS Nasional 2021. [Laporan]. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Mahardhika, Sondayana Beta. (2015). Pengaruh Pendidikan Gizi dengan Media Komik atau Manga terhadap Peningkatan Pengetahuan Pemilihan Jajanan Anak SD Muhammadiyah 16 Surakarta. Jurnal Riset Gizi Vol 6 No 2. http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/38374
Mahmudah, R. (2021). Pergaulan Bebas pada Remaja: Perspektif Sosiologis dan Dampaknya bagi Kesehatan. Jakarta: Pustaka Cendikia.
Monica, M. (2011). Efek Warna dalam Dunia Desain dan Periklanan. Humanio-ra, 2 (2), 1084-1096. https://doi.org/1084-1096
Mudaim, Ratna S. (2015). Pengaruh Media Manga terhadap Hasil Belajar PKn Siswa Kelas III MI. Darul Muqinin. Universitas Kristen Petra.
Neuman, W. L. (2014). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches (7th ed.). Pearson Education Limited.
Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis (P. P. Lestari (ed.)). Jakarta: Salemba Medika.
Nuryanto, Marisa. (2014). Pengaruh Pendidikan Gizi Seimbang terhadap Pengetahuan dan Sikap pada Siswa SDN Bendungan Semarang.Jurnal Undip Vol 3 No 4.
Pramadi, I. (2011). Pengembangan Media Komik Berbasis Kearifan Lokal Bali Berbatuan Program Aplikasi manga Studio. Skripsi Undiksha.
Pratama, F., & Dewi, R. (2019). Efektivitas komik dalam edukasi kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 7(1), 55-64.
Rahmawati, S., Nugroho, T., & Lestari, R. (2018). Media pembelajaran berbasis visual dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan seksual. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 12(3), 78-89.
Ridha, Tedy & Nita. (2017). Pengaruh Media Komik atau Manga terhadap Pengetahuan Kesehatan Mata pada Anak Kelas V SD di Pontianak Kota. Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 3 No 2.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Alfabeta.
Susanto, H., Yulianti, R., & Widodo, P. (2019). Visual-based health education and its impact on adolescent knowledge retention. Indonesian Journal of Public Health, 14(1), 33-41.
WHO. (2019). Key Facts. The Tempest, November 2019, 20–20. https://doi.org/10.1007/978-1-137-00466-6_3
WHO. (2020). Maternal, newborn, child and adolescent health HIV and youth. 1–2. https://www.who.int/maternal_child_adolescent/topics/adolescence/hiv/en/
Copyright (c) 2025 Ayu Sri Dewi, Saskia Rahmattulaila, Marifatul Hakikoh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







