Faktor Penyebab Keterlambatan Pembebasan Lahan Pembangunan Jalan dan Jembatan di Lingkungan Balai Besar Jalan Nasional Sumatera Utara

  • Arisman Girsang Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Ahmad Perwira Mulia Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Gina Cynthia Raphita Hasibuan Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Ricky Bakara Politeknik Negeri Medan, Indonesia
  • Soraya Muthma Innah Nasution Politeknik Negeri Medan, Indonesia
Keywords: importance index, keterlambatan proyek, pembebasan lahan, infrastruktur jalan

Abstract

Keterlambatan pengadaan tanah merupakan tahap krusial dalam pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, karena keterlambatan pada tahap ini dapat menghambat jadwal konstruksi dan meningkatkan biaya proyek. Di lingkungan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, proses pengadaan tanah masih menghadapi berbagai kendala administratif, kelembagaan, dan sosial-ekonomi yang berdampak langsung pada kinerja proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan pengadaan tanah, menentukan bobot pengaruh setiap faktor secara matematis menggunakan metode Importance Index, serta merumuskan strategi mitigasi untuk percepatan prosesnya. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap empat kelompok responden---Owner, Stakeholder, Tim Appraisal, dan Pemilik Tanah---dengan total 35 indikator penyebab keterlambatan. Analisis dilakukan dengan menghitung Frequency Index (FI), Severity Index (SI), dan agregasi Importance Index (II) rerata kelompok. Hasil menunjukkan lima faktor dengan nilai II tertinggi: C2 (Koordinasi antar instansi memerlukan waktu, 60,79%), C1 (Perizinan dan rekomendasi lambat, 56,26%), H2 (Jumlah warga pemilik tanah banyak, 52,98%), H4 (Banyak pemilik tanah yang memiliki ekonomi rendah, 52,43%), dan H1 (Harga permintaan ganti rugi yang tinggi, 51,49%). Pembahasan menunjukkan bahwa hambatan kelembagaan dan sosial-ekonomi menjadi penyebab dominan. Strategi mitigasi difokuskan pada pembentukan task force lintas instansi, penyederhanaan birokrasi, digitalisasi data bidang tanah, dan sosialisasi publik yang transparan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reformasi tata kelola kelembagaan dan pendekatan sosial berbasis kepercayaan menjadi kunci utama percepatan pengadaan tanah yang efisien, adil, dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akogbe, R.K.T.M., Feng, X., & Zhou, J. (2013). Importance and ranking evaluation of delay factors for development construction projects in Benin. KSCE Journal of Civil Engineering, 17(6), 1213-1222. https://doi.org/10.1007/s12205-013-0446-2

Arul Vikram, M., & Murali, K. (2015). A Critical Review on Land Acquisition and Valuation Process across the World. IOSR Journal of Mechanical and Civil Engineering, 12(5), 9-14. https://doi.org/10.9790/1684-12540914

Babatunde, S.O., Adeniyi, O., & Awodele, O.A. (2017). Investigation into the causes of delay in land acquisition for PPP projects in developing countries. Journal of Engineering, Design and Technology, 15(4), 552-570. https://doi.org/10.1108/JEDT-05-2016-0029

Bulba, A.T., & Oktaviani, C.Z. (2023). Faktor keterlambatan proses pengadaan tanah terhadap pencapaian kinerja proyek strategis nasional (PSN) jaringan irigasi Aceh. TERAS JURNAL, 13(1), 245. https://doi.org/10.29103/tj.v13i1.833

Fadlansyah, H., et al. (2024). Road construction delay risk identification based on the relative importance index method. Jurnal Rekayasa Sipil, 20(2), 83-96. https://doi.org/10.25077/jrs.20.2.83-96.2024

Firmanto, Z. (2010). Pengaruh partisipasi masyarakat dan peran serta pemerintah dalam proses pembebasan lahan untuk proyek pembangunan jalan tol di Surabaya (Studi kasus jalan tol Waru-Bandara Juanda). https://api.semanticscholar.org/CorpusID:148383904

Kamal, M., Dokhan, S., & El-Dash, K. (2022). Assessing the impact of delay of shop drawing process in construction projects. Engineering Research Journal.

Mahamid, I., Bruland, A., & Dmaidi, N. (2012). Causes of delay in road construction projects. Journal of Management in Engineering, 28(3), 300-310. https://doi.org/10.1061/(ASCE)ME.1943-5479.0000096

Marzouk, M.M., & El-Rasas, T.I. (2014). Analyzing delay causes in egyptian construction projects. Journal of Advanced Research, 5(1), 49-55. https://doi.org/10.1016/j.jare.2012.11.005

Mittal, Y.K., & Paul, V.K. (2018). Identification of critical factors for delay in metro rail projects in India. International Journal of Students' Research in Technology & Management, 6(1), 30-39. https://doi.org/10.18510/ijsrtm.2018.615

Nugraha, M.A., Oktaviani, C.Z., & Bulba, A.T. (2022). Pengaruh keterlambatan proses pengadaan tanah terhadap pencapaian waktu proyek. Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan, 5(1), 59-68. https://doi.org/10.24815/jarsp.v5i1.25451

Sihombing, L.B., et al. (2012). The impact of land acquisition delay in toll road development. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.1653775

Sihombing, L., et al. (2018). Utilizing uncertainty management to analyze the uncertainty of toll road land acquisition. International Journal of Civil Engineering and Technology, 9(6), 1221-1228.

Syah, S. (2009). Manajemen perkotaan aktor, organisasi dan pengelolaan daerah perkotaan di Indonesia. Yogyakarta: Lingkaran Bangsa.

Tahmasebinia, F., & Song, V. (2022). Significant factors causing delay in the Cambodian construction industry. Sustainability, 14(6). https://doi.org/10.3390/su14063521

Wahidi, T., et al. (2021). Analysis of the causes of project delays ceramic finishing work with importance index method to improve time performance. World Conference Proceedings, 3(5). http://proceedings.worldconference.id

Yap, J.B.H., et al. (2021). Revisiting critical delay factors for construction: Analysing projects in Malaysia. Alexandria Engineering Journal, 60(1), 1717-1729. https://doi.org/10.1016/j.aej.2020.11.021

Published
2025-12-29