Modifikasi Surface Tyre Grapple (Four Finger) pada Unit Tyre Handler untuk Meningkatkan Pengendalian Risiko Maintenance Big Tyre

  • Deni Angga Suryana PT Antareja Mahada Makmur
  • Sugeng Apriliandi PT Antareja Mahada Makmur
  • Dikara Karisma PT Antareja Mahada Makmur
  • Martinus Andri Purwoko PT Antareja Mahada Makmur
Keywords: Modifikasi Alat, Tyre Grapple, Keselamatan Kerja, Maintenance Big Tyre, Pengendalian Risiko

Abstract

Pengendalian risiko pada aktivitas maintenance big tyre merupakan salah satu faktor krusial dalam menjamin keselamatan kerja pada industri jasa pertambangan yang menggunakan unit haul truck berkapasitas besar. Pada praktik di lapangan, proses mounting, dismounting, assembling, disassembling, dan pengangkatan tyre dilakukan dengan bantuan unit tyre handler yang dilengkapi attachment tyre grapple tipe four finger. Hasil identifikasi masalah menunjukkan bahwa ukuran surface dots pada finger grapple terlalu kecil sehingga daya cengkeram terhadap tyre kurang optimal dan menimbulkan potensi bahaya terlepasnya tyre saat proses pencengkeraman. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja terkait aktivitas maintenance big tyre melalui modifikasi desain surface tyre grapple pada unit tyre handler di PT Antareja Mahada Makmur jobsite PT Satria Bahana Sarana periode MaretAgustus 2025. Metode yang digunakan mengacu pada pendekatan Quality Control Circle (QCC) dengan tahapan identifikasi masalah, analisis penyebab, penentuan alternatif solusi, pemilihan solusi terbaik, perencanaan perbaikan, serta implementasi dan evaluasi hasil. Alternatif solusi dibandingkan dari sisi peluang hasil, waktu pelaksanaan, biaya, serta kemudahan implementasi, dan dipilih opsi modifikasi surface finger grapple sebagai solusi utama dengan waktu pelaksanaan 24 jam dan biaya sekitar Rp 8.324.732. Implementasi modifikasi dilakukan melalui pekerjaan fabrikasi di workshop plant dengan penyesuaian pola dan ukuran dots pada permukaan finger agar meningkatkan gaya gesek dan stabilitas cengkeraman tanpa mengganggu fungsi utama alat. Hasil penerapan menunjukkan peningkatan daya cengkeram tyre grapple terhadap tyre, penurunan potensi bahaya terlepasnya tyre, serta kontribusi positif terhadap pencapaian target zero MTI (Medical Treatment Injury) di area kerja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dahniar, T., & Sarwoko, W. (2024). Optimalisasi kualitas dengan metode quality control circle (QCC) untuk meningkatkan kualitas produk di PT KMIL. Jurnal Tambora.

Digilib UNS. (2019). Implementasi hiperkes dan keselamatan kerja serta lingkungan di PT Antam Tbk UBPE Pongkor [Skripsi/tesis]. Universitas Sebelas Maret.

Dspace UII. (2022). Perancangan alat angkut genteng ergonomis menggunakan quality function deployment (QFD) [Skripsi/tesis]. Universitas Islam Indonesia.

ETheses UIN Malang. (2024). Implementasi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 11 Tahun 2023 tentang keselamatan dan kesehatan kerja di ruang terbatas terhadap pekerja ruang terbatas [Tesis]. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

ETheses UIN Malang. (2025). Penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung penerapan sistem manajemen K3 untuk meningkatkan produktivitas [Tesis]. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Gushady, F. A. (n.d.). Peningkatan kinerja keselamatan kerja di PT X dengan metode HIRARC pada kegiatan loading dan hauling [Skripsi]. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kusumawati, E., Suprihanto, J., & Nugroho, M. A. S. (2017). Evaluasi implementasi pelatihan kantor sendiri pada Inspektorat Kabupaten Pacitan.

Nuryono, A., Sjarifudin, D., & Ahmad, Q. (2016). Peningkatan produktivitas alat muat sekelas OHT CAT 777 di pertambangan batubara dengan pendekatan quality control circle. Jurnal Teknik Industri.

Sastrini, Y. E., Pertiwi, G. H., & Khoiri, M. M. (2023). Kesehatan dan keselamatan kerja: Tinjauan komprehensif. Tahta Media.

Published
2026-02-10